USAHA GENERASI MUDA MEYIKAPI LEMAHNYA PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA
YUAN ARTA KURNIA NINGRUM
S1 PENDIDIKAN TATA BOGA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Bagi generasi muda saat ini, bahasa Indonesia dianggap kuno atau ketinggalan jaman dan memilih untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari dalam berkomunikasi dengan keluarga atau dalam pergaulan dengan teman sebayanya. Generasi muda beranggapan bahwa berkomunikasi menggunakan bahasa inggris terlihat lebih keren dan berpendidikan tinggi.
Banyak contoh yang bisa diambil dalam kehidupan sehari - hari, misalnya pengucapan selamat ulang tahun kepada temannya pemuda indonesia lebih memilih untuk mengganti dengan “ happy birthday ”. Seperti yang sering di lihat di media sosial seperti facebook dan instagram penggunanya terutama remaja saat ini yang sedang berulang tahun, sebagai besar ucapan yang diberikan adalah bahasa Inggris. Bisa di lihat dari contoh - contoh di atas bahwa pemuda indonesia kini lebih cenderung suka mencampurkan bahasa indonesia dengan bahasa Inggris dan itu yang membuat bahasa indonesia semakin memudar di kalangan pemuda kita. Sekali lagi, tanpa disadari pemuda berargumentasi bahwa bahasa inggris atau bahasa asing mempunyai nilai lebih bagus dibandingkan bahasa Indonesia.
Seperti yang diketahui dalam ikrar sumpah pemuda butir ke tiga yang berbunyi “ Kami putra dan putri indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia ”. Yang bermakna bahwa bahasa adalah identitas bangsa yang berarti generasi muda wajib menggunakaan bahasa indonesia sebagai bahasa sehari- hari dan harus bangga akan bahasa pemersatu atas beragamnya bahasa daerah di indonesia yang memiliki beribu-ribu suku dan bahasa mulai dari sabang sampai merauke. Lemahnya penggunaan bahasa indonesia dalam berkomukasi dapat dapat menurunkan jiwa nasionalisme dan sebagai generasi muda indonesia yang cinta terhadap bahasanya harus menerapka sikap-sikap sebagai berikut :
1. Meningkatkan rasa kebanggaan memiliki dan menggunakan bahasa indonesia
Para pemuda seharusnya bangga menjadi bangsa indonesia dan menggunakan bahasa indonesia dalam kehidupan sehari - hari. Misalnya harus mengurangi cara berbicara dengan menggunakan bahasa inggris karena itu menandakan bahwa generasi muda tidak menghargai makna dari ikrar sumpah pemuda dalam butir ke tiga.
2. Menghindari penggunaan bahasa asing secara berlebihan
Penggunaan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari menunjukkan bahwa kurangnya rasa cinta terhadap bangsa sendiri maka dari itu sebagai penerus bangsa harus menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar. Karena bahasa adalah jati diri bangsa.
3. Meningkatkan penggunaan bahasa indonesia dalam berkomunikasi
Penggunaan bahasa asing yang terlalu berlebihan dapat menurunkan rasa nasionalisme maka dari itu mulai sekarang harus menggunakan bahasa indonesia dalam berkomunikasi dengan teman atau saudara secara teratur agar bisa menjadi kebiasaan dan mengurangi penggunaan bahasa inggris di setiap kalimatnya.
Dapat disimpulkan bahwa pemuda di Indonesia lebih senang berbicara menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa indonesia maka dari itu mulai sekarang harus menerapkan sikap-sikap di atas agar bahasa Indonesia tidak tergantikan oleh bahasa asing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar